Pelaksanaan Penerimaan Santri dan Murid Baru (P2SMB) Gelombang II Pondok Pesantren Sidogiri Tahun Ajaran 1447–1448 H terus berlangsung. Hingga Kamis (30/07), jumlah santri dan murid baru yang telah menyelesaikan proses pendaftaran mencapai 2.199 orang.
Sementara itu, jumlah keseluruhan santri Pondok Pesantren Sidogiri yang masih berstatus aktif saat ini tercatat sebanyak 13.358 orang. Berdasarkan data di Sekretariat, jumlah tersebut terdiri atas 3.880 murid Idadiyah Al-Miftah, 48 murid Idadiyah Reguler, 2.997 murid Ibtidaiyah, 3.571 murid Tsanawiyah, dan 2.398 murid Aliyah.
Ketua Panitia P2SMB, Ust. Moh. Nurul Abror, mengungkapkan bahwa pelaksanaan pendaftaran tahun ini berlangsung lebih kondusif dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, kondisi tersebut tidak lepas dari sejumlah evaluasi dan penyesuaian yang dilakukan oleh panitia, salah satunya dengan memindahkan lokasi tenda tunggu wali santri ke area belakang Kantor Sekretariat.
“Tahun kemarin kami menyediakan tenda di depan. Tahun ini kami pindahkan ke belakang sekretariat, dan ternyata lebih kondusif. Kedatangan wali santri juga berlangsung secara bertahap karena sebagian masih menunggu ijazah, acara perpisahan sekolah, dan sebagainya,” jelasnya.
Ia menambahkan, kekhawatiran panitia terhadap potensi banyaknya wali santri di lokasi pendaftaran akhirnya tidak terbukti. Meskipun layanan penerimaan santri baru digabung dengan pelayanan administrasi lainnya, seluruh proses tetap berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas pelayanan.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, panitia juga menerapkan sejumlah inovasi. Pada hari-hari tertentu, seperti Rabu dan Ahad, sistem antrean menggunakan nomor urut diberlakukan guna mengatur arus pendaftar agar lebih tertib.
Selain itu, panitia terus mengoptimalkan layanan cepat sehingga calon santri dapat langsung menerima Kartu Tanda Santri (KTS), Kartu Transaksi (Katrans), dan Kartu Wali Santri segera setelah proses administrasi dinyatakan selesai.

“Program kami adalah layanan cepat. Jadi, setelah administrasi selesai, kartu-kartu yang dibutuhkan langsung dapat diterima pada saat itu juga,” ujar Sekretaris II Pondok Pesantren Sidogiri tersebut.
Di sisi lain, panitia masih menemukan beberapa kendala selama proses pendaftaran, terutama berkaitan dengan dokumen yang diunggah melalui aplikasi pendaftaran daring. Berkas yang belum sesuai ketentuan harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum proses administrasi dapat dilanjutkan.
Meski demikian, Ustadz Abror memastikan seluruh tahapan pendaftaran sejauh ini berjalan dengan baik. Ia juga menegaskan bahwa Pondok Pesantren Sidogiri tetap berkomitmen memberikan kesempatan kepada siapa pun yang ingin menimba ilmu di pesantren tanpa menerapkan sistem kuota penerimaan.
“Sesuai arahan Majelis Keluarga, Sidogiri tidak menolak siapa pun yang ingin mondok,” tegasnya.
Menjelang berakhirnya masa pendaftaran, panitia mengimbau para calon santri beserta wali santri untuk terlebih dahulu menyelesaikan proses pendaftaran secara daring dan melengkapi seluruh persyaratan administrasi sebelum datang ke pesantren. Pembayaran biaya pendaftaran juga dapat dilakukan melalui transfer bank, Basmalah, maupun Emaal sehingga proses pelayanan di lokasi dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.
Gelombang II P2SMB Tahun Ajaran 1447–1448 H. yang telah dibuka sejak 1 Dzulqadah 1447 H dijadwalkan berakhir pada 29 Jumadats Tsaniyah 1448 H, khusus untuk jenjang Idadiyah Al-Miftah dan Idadiyah Reguler.
Penulis: Nur Afifuddin
Editor: Elmaghroby












