Ahad (31/8), Pengurus Pondok Pesantren Sidogiri kembali meresmikan Darul Khidmah Sidogiri (DKS) di wilayah Sidoarjo. Peresmian DKS Sidoarjo yang berlokasi di Perumahan Graha Al Ikhlas, Blok K, No. 21, Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, ini dihadiri oleh Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, K.H. A. Fuad Noerhasan beserta jajaran Pengurus Harian Pondok Pesantren Sidogiri; K.H. Bahruddin Thoyyib, Mas d. Nawawy Sadoellah, Ust. H.A. Saifulloh Naji, Mas M. Aminullah Bq, Mas HM. Nurhasan Ghozi, dan Ust. H.A. Saifulloh Muhyiddin. Turut hadir pula Pengurus Urusan DAS-DKS, Pengurus IASS Sidoarjo, serta tamu undangan.
Acara dimulai pukul 15.30 WIB dengan pembacaan surah al-Fatihah dan shalawat Nabi. Prosesi peresmian diawali dengan pemotongan pita oleh Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, sekaligus penandatanganan dalam surat peresmian. Acara dilanjut sambutan oleh Sekretaris Umum Pondok Pesantren Sidogiri.
Baca Juga: Ujian Bahasa Arab: LPBAA Laksanakan Tes Istima’ Mustawa
Dalam sambutannya, Ust. H.A. Saifulloh Naji menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama semua pihak dan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara. Beliau juga menegaskan dua fungsi utama Pondok Pesantren Sidogiri; Pertama, amanah internal, yaitu mencetak santri agar menjadi orang yang tafaqquh fiddin dan ibadillahish-shalihin. Kedua, amanah eksternal berupa khidmah kepada masyarakat (khidmah lil-ummah).

Beliau juga menambahkan bahwa Pondok Pesantren Sidogiri memiliki berbagai program pada bidang pendidikan, dakwah, sosial, dan bisnis. Pada bidang pendidikan, terdapat lebih dari 300 lembaga afiliasi madrasah ranting Ibtidaiyah dan Tsanawiyah di dalam maupun luar Jawa, juga program Almiftah lil Ulum Sidogiri dengan metode cepat baca kitab yang telah menjangkau 1.400 lembaga di Indonesia, bahkan hingga Hadramaut dan Mesir, serta ada Metode Qurani Sidogiri dengan 800 lembaga.

Pada bidang dakwah, setiap tahun Pondok Pesantren Sidogiri mengirimkan guru tugas dan dai ke berbagai wilayah, mulai dari Aceh hingga Papua. Pada tahun ini, hampir mencapai seribu guru tugas dan dai yang diberangkatkan, sedangkan tahun lalu lebih dari seribu orang. Pada bidang sosial, Pondok Pesantren Sidogiri memiliki Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Lembaga Wakaf (L-Kaf). LAZ Sidogiri pada tahun ini meraih penghargaan terbaik dalam pelaporan dan kepedulian terhadap Palestina pada acara Award Baznas 2025.
“Selain itu, Sidogiri memiliki Darul Aitam Sidogiri dan Darul Khidmah Sidogiri. DKS ini dikelola sepenuhnya oleh Sidogiri, termasuk guru, pengurus, dan sistem pendidikannya. Lulusan Darul Khidmah Sidogiri akan memperoleh ijazah seperti di Sidogiri. Darul Khidmah Sidogiri di Sidoarjo ini menjadi pondok pesantren bagi dhuafa dan yatim yang ingin mendapatkan pendidikan gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun,” jelas Ust. H.A. Saifulloh Naji.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Desa setempat dan perwakilan Kemenag Korwil Sidoarjo. Acara ditutup dengan doa bersama, setelah sambutan selesai.













Dari dulu saya kagum dengan Sidogiri. Mulai dari Masyikh-nya, sistem pendidikannya, koperasinya dan sebagainya. Dari kecil kepengen mondok di Sidogiri namun tidak ditakdirkan. Mudah-mudahan di antara anak cucu kita nanti Allah takdir kan mondok di Sidogiri