Sebagai upaya mencetak generasi musyawir andal yang mampu berpikir kritis dan sistematis dalam membahas persoalan fikih, Musyawarah wa Taklimul Kitab (MTK) menggelar Bahtsul Masail Sufla (BMS) pada Kamis malam (06/08). Berlokasi di halaman Daerah M, agenda pekanan ini, diikuti oleh segenap anggota Kaderisasi Fuqaha (Kafah) yang terdiri dari murid Madrasah Miftahul Ulum (MMU) Tsanawiyah, Ibtidaiyah, serta murid I’dadiyah Program Khusus (PK).
Selain diikuti oleh anggota Kafah dari berbagai jenjang, kegiatan tersebut juga turut mengundang delegasi dari setiap daerah. Program ini telah berjalan sejak tahun lalu.
Baca juga: Direktur ACS Dorong Anggota Hadapi Tantangan dan Tingkatkan Kualitas di Semester Mendatang
“Kegiatan ini tidak hanya ditujukan bagi anggota Kafah, tetapi juga terbuka bagi seluruh daerah untuk mengirimkan minimal dua delegasi guna berpartisipasi dan meramaikan kegiatan,” tutur Abdul Karim Wakil II Muhafa.
Beberapa hari sebelum kegiatan, pengurus telah membagikan deskripsi masalah fikih kepada setiap kelompok Kafah untuk dianalisis lebih dalam. Peserta pun diwajibkan menyiapkan beberapa pertanyaan terkait hal tersebut sebelum menyetorkan rumusan pada hari pelaksanaan. Mekanisme ini diharapkan efektif untuk meningkatkan nalar kritis dan mental peserta musyawarah.
Baca juga: Menjelang Perhelatan BMW ke-71, Pengurus MTK Lantik 92 Panitia
“Hal ini untuk memastikan para peserta sudah benar-benar siap berdiskusi di forum musyawarah,” imbuhnya.
Dengan terselenggaranya BMS ini, kaderisasi fuqaha yang berada dalam bimbingan MTK diharapkan berjalan dengan baik, hingga menjadi generasi berkualitas yang akan mengisi forum diskusi khas pesantren di tingkat lanjutan.
Penulis: Syahrul Maulana
Editor: Elmaghroby












