BeritaUnggulan

Night Show: Wadah Kreativitas Santri Menuju Dakwah Global

Dalam upaya meningkatkan kualitas santri dalam menguasai bahasa Arab dan Inggris, Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Asing (LPBAA) menggelar pentas seni yang dikemas dengan format Night Show pada Kamis malam (05/11). Acara yang diikuti oleh seluruh warga daerah Arab dan Inggris ini, berlokasi di halaman Daerah K dan B.

Baca juga: Ngopi: Membedah Sakralisasi dan Dekonstruksi Kitab Kuning

Tujuan diselenggarakannya acara tersebut adalah untuk melatih spontanitas mereka dalam mempelajari bahasa Arab dan Inggris serta menanamkan keberanian dan membangun kepercayaan tinggi dalam diri mereka. Kaum santri harus tampil percaya diri untuk menunjukkan bakat yang dimiliki. Karena di era saat ini, santri harus punya keahlian dalam mengusai bahasa asing untuk memperlebar jangkauan dakwah sebelum terkontaminasi oleh sekolompok orang yang mungkin mengarahkan orang awam ke arah yang salah.

Baca juga: Kunci Menerjemah Teks Arab: Menyelami Maksud Penulis, Bukan Literal

Hal itu, disampaikan dalam sambutan oleh Abdul Alim bin Said selaku Wakil III Kepala LPBAA. Ia juga mengatakan bahwa acara ini merupakan media bagi santri agar tidak kaku untuk menghadapi perkembangan zaman.

“Santri harus mempunyai bekal dan persiapan yang matang sebelum terjun ke medan dakwah,” tutur santri asal Malaysia tersebut.

Tidak hanya itu, ia juga menuturkan, acara ini merupakan bekal bagi mereka agar memiliki keterampilan berpikir kritis serta berani tampil di hadapan khalayak umum. Dengan menguasai bahasa asing, kaum santri diharapkan mampu untuk memperluas jangkauan dakwahnya.
Acara tersebut merupakan inisiatif dari pengurus LPBAA untuk menyediakan wadah bagi santri sebagai sarana bagi mereka guna menunjang kreatifitas sebelum terjun ke medan dakwah.

Baca juga: MMU Tsanawiyah Beri Apresiasi Juara Imda II, Tekankan Keberhasilan Hakiki Santri

Dengan memiliki keterampilan berbahasa Inggris, kaum santri diharapkan mampu untuk melangkah dari lokal menuju panggung global dengan berkomunikasi menggunakan bahasa internasional.

Penulis: Ahmad Sa’dulloh | Wartawan Lepas
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *