Dampak Pandemi Terhadap Penerbitan Mading

share to

Sampai saat ini, ada 24 media pers di Pondok Pesantren Sidogiri  yang aktif menginformasikan berita dan kajian-kajian aktual. Media-media tersebut diterbitkan oleh berbagai instansi yang ada di Pondok Pesantren Sidogiri dengan orientasi dan segmen yang berbeda-beda. Baik berupa media cetak, seperti: Sidogiri Media; Peduli; Tauiyah; Istinbat; Nasyith dan Ijtihad, maupun berbentuk majalah dinding (mading).

Berkenaan dengan penerbitan mading di masa pandemi tahun ini pengurus Badan Pers Pesantren (BPP) menetapkan penerbitan perdana seluruh mading di Pondok Pesantren Sidogiri pada tanggal 16 Dzul Hijjah 1441/06 Agustus 2020. Yang mana penerbitan ini biasanya dimulai tanggal 16 Dzul Qo’dah. “Untuk tahun-tahun sebelumnya, penerbitan mading biasanya dimulai sejak tanggal 16 Dzul Qo’dah.” Ungkap Sabiq Ni’am, TU BPP ketika ditanya perihal penerbitan mading (06/08). Dan untuk setelahnya, setiap mading tersebut tetap wajib  terbit setiap bulan dua kali, yakni setiap tanggal 1 dan 16.

Penerbitan ini diawasi dan dikoordinir langsung oleh BPP dengan memantau standar isi, orientasi dan segmen pembaca masing-masing media sebelum diterbitkan. Setiap naskah dari media yang akan terbit harus diserahkan kepada BPP untuk dikoreksi dan diedit. Hal ini untuk menjamin isi naskah tersebut tidak bertentangan dengan 3 standar umum yang telah ditetapkan BPP, yakni:

  1. Tidak bertentangan dengan paham Ahlussunnah wal jamaah, baik secara akidah, syari’ah dan akhlak.
  2. Tidak bertentangan dengan tradisi luhur pesantren, yang diteladankan oleh para masyayikh Sidogiri.
  3. Tidak rentan menimbulkan keresahan masyarakat.

Kanzul Hikam|sidogiri.net

share to

Kanzul Hikam : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *