BeritaUnggulan

Panitia MOSB Sidogiri Gelar Orientasi Perdana untuk Bekali Santri Baru

Panitia Masa Orientasi Santri Baru (MOSB) Sidogiri menggelar kegiatan orientasi perdana bagi santri baru pada Ahad malam (03/05). Orientasi ditempatkan di Surau Asrama L Lantai II, yang dihadiri oleh Ketua MOSB Ust. Moh. Nurul Abror, Sekretaris MOSB Ust. Shofiyullah Mukhlisin, serta perwakilan dari daerah, madrasah, dan bagian Ketertiban dan Keamanan (Tibkam).

Orientasi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga malam. Pada malam pertama, panitia menyampaikan materi mengenai struktur kepengurusan dan fasilitas pesantren. Malam kedua akan diisi dengan penjelasan tata tertib pesantren, sedangkan malam ketiga penjelasan adab yang perlu diamalkan oleh santri.

Sekretaris MOSB, Ust. Shofiyullah Mukhlisin, menyampaikan bahwa panitia juga telah menyiapkan video yang memuat praktik adab santri, seperti adab makan, membawa kitab, dan berinteraksi dengan guru. Ia menambahkan, jumlah santri baru yang mengikuti kegiatan ini mencapai sekitar 630 orang.

Fokus: Ust. Moh. Nurul Abror bertindak sebagai pemateri

Kegiatan diawali dengan penyampaian tiga materi utama. Materi pertama disampaikan oleh Kepala MMU Tarbiyah Idadiyah, Ust. Abdur Rohim. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan definisi santri sebagaimana dirumuskan oleh KH. Hasani Nawawie, yakni individu yang berpegang teguh pada syariat, menjalankan sunah Nabi, serta istikamah di jalan Allah tanpa terpengaruh oleh hal-hal di luar prinsip tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga niat dalam menuntut ilmu, karena niat yang lurus menjadi inti dari jati diri seorang santri.

Potret salah satu santri baru mendengarkan dengan seksama penjelasan pemateri

Materi kedua disampaikan oleh Kepala Daerah M, Ust. Anwar Masduki, yang memaparkan struktur kepengurusan di tingkat daerah. Ia menjelaskan bahwa setiap daerah dipimpin oleh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang dibantu oleh Pembantu Urusan Daerah (Baurda), meliputi Administrasi Daerah (Adminda), Ubudiyah Daerah (Ubda), Taklimiyah Daerah (Taklimda), Kebersihan dan Kesehatan Daerah (Sihhatda), serta Perawatan Sarana Daerah (PSD). Selain itu, terdapat pula Kepala Kelompok (Kapok) dan Kepala Kamar (Kepma) yang bertugas mengoordinasikan dan mengawasi aktivitas santri.

Dalam kesempatan tersebut, Ust. Anwar menegaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan asrama. Ia mengingatkan agar santri menjaga kebersihan kamar dan area sekitar sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Materi terakhir disampaikan oleh Ketua MOSB, Ust. Moh. Nurul Abror, yang menjelaskan berbagai fasilitas pesantren yang diperoleh santri melalui pembayaran syahriah bulanan. Fasilitas tersebut meliputi makan dua kali sehari, layanan kesehatan di Klinik Sidogiri, fasilitas kamar mandi, Perpustakaan Sidogiri, serta layanan bimbingan konseling melalui Lembaga Psikologi dan Bimbingan Konseling (LPBK).

Salah satu pemenang kuis interaktif di MOSB gelombang pertama

Ia juga menjelaskan tata cara pembuatan dan fungsi Kartu Tanda Santri (KTS) serta Kartu Transaksi (Katrans). Santri diimbau untuk menjaga kartu tersebut dengan baik, mengingat Katrans digunakan sebagai media penyimpanan uang elektronik (e-maal).

Sebagai penutup, panitia menggelar kuis interaktif dengan menyediakan hadiah bagi peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan antusiasme santri baru dalam mengikuti rangkaian orientasi di Pondok Pesantren Sidogiri.

Penulis: Nijaful Ali
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *