BeritaUnggulan

LPBK Gelar Pelatihan BK Daerah Guna Tingkatkan Pendampingan Santri

Lembaga Psikologi dan Bimbingan Konseling (LPBK) menggelar pelatihan bertajuk “Konseling Santri” pada Jumat (22/05) di Ruang Auditorium Sekretariat Pondok Pesantren Sidogiri. Kegiatan ini diikuti sekitar 40 anggota Bimbingan Konseling (BK) di beberapa Daerah di PPS.

Dalam pelatihan tersebut, Ustadz Harianto S.Pd., Cht., Cmh., Prof. CI menekankan pentingnya membangun kedekatan dengan klien sebagai langkah awal dalam proses konseling.

“Bangun keakraban bersama klien. Itulah langkah awal untuk membimbing mereka secara efektif,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seorang pembimbing perlu memahami kronologi permasalahan, latar belakang, serta karakteristik klien agar proses pendampingan berjalan optimal.

Menurutnya, pendekatan persuasif dan empatik menjadi kunci agar klien lebih terbuka dalam menyampaikan persoalan yang dihadapi.

“Untuk memancing klien menyampaikan keluh kesahnya, pembimbing harus mampu memosisikan diri sebagai pendamping, bukan sekadar pengajar,” jelas mantan Kepala Daerah I tersebut.

Selain memberikan materi teoritis, ia juga mengajarkan teknik wawancara dan asesmen dalam proses konseling. Teknik tersebut dinilai penting untuk membantu pembimbing mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kondisi psikologis santri.

“Dalam proses identifikasi masalah, pembimbing harus memahami teknik wawancara, asesmen, dan pendekatan psikologis lainnya,” terangnya.

Fokus: Ustadz Harianto S.Pd., Cht., Cmh., Prof. CI pada sesi pemaparan materi

Dalam wawancara terpisah, Wakil Ketua II LPBK tersebut menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan membina pengurus BK daerah agar mampu menangani persoalan psikologis santri secara lebih tepat.

Menurutnya, apabila suatu kasus tidak dapat ditangani di tingkat daerah, maka santri yang bersangkutan akan diarahkan untuk mendapatkan pendampingan langsung di kantor LPBK.

Ia juga menjelaskan bahwa LPBK bekerja sama dengan bagian Ketertiban dan Keamanan (Tibkam) Pondok Pesantren Sidogiri dalam menangani santri bermasalah.

“Tugas Tibkam adalah menjaga ketertiban dan keamanan, sedangkan LPBK bertugas memberikan pendampingan serta mencarikan solusi bagi santri yang mengalami persoalan,” pungkasnya.

Penulis: Syahrul Maulana
Editor: Elmaghroby

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *