Bagian Ketertiban dan Keamanan (Tibkam) Pondok Pesantren Sidogiri menggelar pelantikan personel untuk masa khidmah 1447–1448 H pada Senin malam (25/05). Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Sidogiri Corp tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Tibkam, Mas Abdul Jalil Sahal, beserta jajaran wakil kepala bagian.
Acara yang diawali dengan pembacaan surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Tata Usaha I Tibkam, Ustadz Hasan Jailani. Dalam prosesi tersebut, sebanyak 207 personel resmi dilantik.
Dalam sambutannya, Mas Abdul Jalil Sahal menegaskan bahwa amanah sebagai personel Tibkam merupakan kesempatan berharga untuk meraih ridha Masyayikh Pondok Pesantren Sidogiri.
Ia mengingatkan kepada para pengurus baru agar tetap fokus pada dua tujuan utama selama menjalankan khidmah, yaitu menuntut ilmu dan mencari keberkahan para guru.
“Kesempatan tidak datang dua kali. Karena itu, manfaatkan amanah ini sebaik mungkin,” ujarnya.
Menurutnya, tugas Tibkam memang memiliki tanggung jawab yang tidak ringan. Selain menjaga ketertiban di lingkungan pesantren, Tibkam juga menjalankan tugas amar ma’ruf nahi munkar sebagai bagian dari pengabdian kepada agama.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa tugas berat tersebut akan bernilai ibadah apabila dijalankan dengan penuh keikhlasan.
“Pahala didapat, barakah juga diperoleh,” tuturnya.
Staf pengajar Madrasah Miftahul Ulum tingkat Ibtidaiyah itu juga menyebut Tibkam sebagai instansi yang berada di bawah koordinasi langsung Sekretaris Jenderal Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri, Mas d. Nawawy Sadoellah. Karena itu, ia menilai personel Tibkam merupakan santri-santri pilihan yang mendapatkan amanah khusus dari pesantren.
“Santri yang berkhidmah di instansi ini adalah orang-orang terpilih. Jangan sampai amanah ini disia-siakan,” tambahnya.
Setelah prosesi pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan briefing sistem pengamanan menjelang momentum Idul Adha. Tibkam telah menyiapkan langkah pengamanan dan penertiban secara maksimal dengan berkaca pada pelaksanaan agenda besar pesantren pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami optimistis dapat menjaga ketertiban dan keamanan kegiatan tersebut dengan jumlah personel yang ada saat ini,” ujar Ustadz Hasan Jailani.
Penulis: Syahrul Maulana
Editor: Elmaghroby












