BeritaUnggulan

Studi Banding Al-Miftah Lil-Ulum, SMP Pesantren Cendekia Amanah Kunjungi Sidogiri

Rombongan dari Pesantren Cendekia Amanah Depok, Jawa Barat, kunjungi Pondok Pesantren Sidogiri pada Rabu (28/05). Kunjungan dalam rangka studi banding ini disambut hangat oleh segenap pimpinan Madrasah Miftahul Ulum Tarbiyah Idadiyah, di Ruang Auditorium Kantor Sekretariat PPS. Selain staf pengajar, rombongan beranggotakan santri tingkat akhir SMP Pesantren Cendekia Amanah.

Acara diawali dengan sambutan oleh Kepala MMU Tarbiyah Idadiyah, Ust. Abd. Rohim. Dalam sambutannya, ia mengutarakan sejarah terbentuknya program mudah belajar baca kitab dengan metode Al-Miftah Lil-Ulum. “Metode ini—Al-Miftah Lil-Ulum adalah jawaban atas merosotnya kemampuan baca kitab santri. Program ini secara resmi dijalankan pada 2010 silam,” jelasnya.

Pada sisi lain, ia turut menjelaskan sistem pengajaran di MMU Tarbiyah Idadiyah, mulai dari klasifikasi jilid Al-Miftah hingga proses kenaikan jilid.

“Kenaikan tingkat di Idadiyah Al-Miftah mengadopsi sistem akselerasi, bukan klasikal. Oleh karena itu, murid yang telah dianggap siap dan mampu untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya, tidak perlu menunggu teman kelas lain, karena dapat mengikuti tes personal secara langsung,” ungkap pria asal Pamekasan tersebut.

Acara dilanjut dengan demonstrasi murid MMU Tarbiyah Idadiyah. Dalam hal ini, pengurus madrasah menghadirkan tiga murid dari tingkatan berbeda; Idadiyah Al-Miftah, Idadiyah Lanjutan, dan Program Khusus.

Ust. Fajar Mubarok, salah satu pengajar di SMP Pesantren Cendekia Amanah mengajukan salah satu muridnya untuk melakukan demonstrasi. Agha Ahmad Fathir, santri kelahiran Aceh maju untuk melakukannya.

Pada sesi ramah-tamah, Kepala Sekolah SMP Pesantren Cendekia Amanah, Bpk. Sodik, SQ., S.Ud., ME., menyampaikan maksud dari kunjungan ini. “Pertama pastinya adalah silaturahmi, selanjutnya adalah agar kami dapat mengenalkan Sidogiri kepada para murid yang merupakan penyambung sanad keilmuan di Pesantren Cendekia Amanah,” ungkapnya.

Penulis: A. Kholil

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *