Musyawarah Kerja Pengurus Pusat dan Laporan Pengurus Wilayah IASS

share to

Ikatan Alumni Santri Sidogiri (IASS) termasuk koordinasi khusus manajemen Pondok Pesantren Sidogiri yang mendapat perhatian serius dari Majelis Keluarga dan Pengurus Harian Pondok Pesantren Sidogiri. Hal itu karena kuatnya jaringan alumni Pondok Pesantren Sidogiri yang menyimpan potensi luar biasa. Semua program dan kegiatan IASS harus dipertanggungjawabkan kepada Majelis Keluarga.

Oleh karena itu, pada malam Selasa (29/07), IASS menggelar acara Musyawarah Kerja (Musyker) Pengurus Pusat dan Laporan Pengurus Wilayah IASS yang telah menjadi agenda rutin IASS setiap tahunnya. Acara yang bertempat di Gedung Pusat IASS tersebut diikuti oleh Pengurus Pusat dan 27 Pimpinan Wilayah IASS (PW-IASS) yang diwakili oleh ketua dan sekretaris dari masing-masing wilayah yang tersebar dalam skala Nasional dan Malaysia.

Presiden IASS ketika memberi sambutan

Acara tersebut dibuka dengan pembacaan Ummul-Quran  yang dipimpin oleh Ust. Alil Wafa, Pemred Sidogiri Media. Disusul dengan sambutan yang disampaikan oleh Presiden IASS, Mas H. Achmad Sa’dullah Abdul Alim. Kemudian pengarahan dari Katib Majelis Keluarga, Mas Dwy Nawawy Sadoellah dan pembacaan taujihat Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri oleh Mas H. Achmad Sa’dullah Abdul Alim. Dalam Musyker kali ini, Pengurus Pusat juga melantik beberapa PW-IASS baru yang diresmikan oleh Presiden IASS.

Beberapa Pimpinan Wilayah IASS baru yang telah dilantik

Dalam pengarahannya, Mas Dwy Nawawy Sadoellah, koordinator IASS menyampaikan bahwa jangan sampai para Alumni merasa keberatan dengan amanah yang telah diembankan oleh Pengurus Pusat karena sebenarnya perasaan itu timbul disebabkan oleh kesibukan individu yang lain. “Alihkan otak kita untuk memikirkan urusan pesantren. Kita jangan malas disuruh oleh pesantren.” Tegas beliau.

Acara inti dalam rapat tersebut adalah laporan dari setiap PW-IASS. Secara garis besar, IASS memiliki lima bidang garapan yang bertujuan untuk memberdayakan alumni, sekaligus sebagai mendorong kiprah mereka di masyarakat. Lima bidang garapan tersebut adalah; Bidang Dakwah dan Sosial, Ekonomi dan Bisnis, Pelatihan dan Pendidikan, Bantuan Advokasi Hukum dan Pertanggungjawaban Dana Subsidi. Dari laporan masing-masing wilayah sangat beragam dalam menerapkan kelima komponen tersebut, sesuai dengan faktor sosiologis dan geografis di setiap wilayah.

_____

Penulis: Kanzul Hikam

Editor: Saeful Bahri bin Ripit

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *