Bagian Lembaga Pengajaran Bahasa Arab dan Asing (LPBAA) Sidogiri menyelenggarakan lomba bahasa berupa “Mahrajan Lughawi”, pada Jumat malam (06/06). Kegiatan ini memiliki dua kategori lomba yang ditampilkan; lomba Khitabah Arabiyah dan Taqdimul-Qishah (peragaan cerita). Hadir sebagai juri, Ust. Firdaus Sholeh, eks staf pengajar LPBAA, dan Ust. Hasani yang pernah menjabat sebagai ketua Jam’iyah Mubalighin ISS.
Mengenai peserta lomba, panitia bekerja sama dengan Qismul-Lughah dan Rijalul-Lughah asrama khusus bahasa Arab-Inggris, Daerah A, B, dan K. Warga daerah yang dipilih adalah mereka yang dinilai mumpuni dalam pidato dan penyampaian cerita dengan bahasa Arab.
Lomba yang perdana dilaksanakan tahun ini diikuti oleh sembilan peserta, enam peserta lomba Khitabah dan tiga peserta lomba Taqdimul-Qishah.
Selain mengisi libur Iduladha dengan hal positif, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dengan metode praktik, dan menyebarkan syiar bahasa Arab ke khalayak santri.
Dalam lomba Khitabah, aspek yang sangat diperhatikan oleh dewan juri adalah esensi tema pidato, gestur tubuh, dan uslub bahasa. Di sisi lain, pemilihan diksi, kesesuaian intonasi bicara dengan suasana cerita, serta lahjah merupakan nilai-nilai penting dalam kategori lomba Taqdimul-Qishah.
Juara dalam setiap kategori, peserta dengan nilai tertinggi. Abd. Shomad, santri asal Jember berhasil meraih nilai terbaik dalam lomba Khitabah Arabiyah, dan Abd. Hamid, santri asal Malang tampil sebagai terbaik lomba Taqdimul-Qishah.
Waka I LPBAA sekaligus Koordinator Qismul-Manhaj, Afisal Zakariya berharap agar kegiatan ini dapat memberikan hasil positif bagi pembelajaran bahasa Arab santri. “Semoga kegiatan ini berdampak besar untuk mengasah kemampuan bahasa Arab, terutama dalam beberapa kategori yang biasa dijadikan perlombaan di luar pesantren,” ujar santri asal Surabaya tersebut.
Penulis: Imam Rohimi
Editor: Fahmi Aqwa












