Tes Wisuda Berkala, Membakar Semangat Calon Wisuda

share to

Sidogiri.net – Tes Wisuda berkala MMU Idadiyah digelar. Pelaksanaan bertempat di barat MMU an-Nawawi pada malam Senin (13/12). Ada sekitar 177 peserta calon wisudawan yang sudah siap dites. Tes wisuda berkala ini dilaksanakan sebanyak tiga kali. Namun untuk tahun ini kemungkinan besar tes wisuda berkala hanya dilaksanakan dua kali.

Tes Wisuda; terlihat para peserta sedang melaksanakan tes wisuda berkala.

“Karena meninjau keadaan saat ini, tes wisuda berkala hanya dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu awal dan akhir bulan Jumadal Ula,” ungkap Ust. Khoirul Fatikhin selaku TU Idadiyah.

“Setelah tes wisuda berkala ini dilaksanakan, baru tes wisuda akbar menyusul, dan semua yang sudah lulus di tes tersebut akan di wisuda serentak di akhir tahun,” lanjutnya.

Tes wisuda berkala ini merupakan inovasi baru yang diusung dari usulan para Dewan Guru Idadiyah, karena banyak dari murid Idadiyah yang sudah tamat pelajaran al-Miftah dan dianggap mampu dalam membaca kitab dengan baik, agar mendapat pembelajaran lebih, memaknai dan menterjemah kitab.

“Dan dengan adanya tes wisuda semacam ini, bisa membakar semangat murid Idadiyah dalam belajar. Maka diadakanlah tes wisuda berkala ini.”

“Dengan adanya program ini, murid yang lulus tes, akan mendapatkan pembelajaran lebih, susuai dengan keinginan dewan guru Idadiyah, dan bermanfaat pada murid itu sendiri,” ujar Ust. Fatikhin, sapaan akrabnya.

“Dengan tes wisuda berkala ini, murid Idadiyah juga bisa mengetahui dasar-dasar pembelajaran di kelas Takhassus, dan bisa menambah kualitas mereka,” imbuhnya.

Antusias; Salah satu murid Idadiyah ketika di tes oleh dua juri

Penilaian tes wisuda berkala ini sama dengan tes wisuda seperti biasanya, yaitu kelancaran membaca kitab Fathu al-Qarib dan pemahaman kitab al-Miftah.

Target pengurus Idadiyah di tahun sekarang,  tidak ingin mengejar kuantitas lebih, dalam arti mengejar target wisudawan  seperti di tahun sebelumnya, yang begitu banyak. Karena meninjau keadaan yang sekarang.

“Di tahun sekarang kami tidak muluk-muluk, asalkan kualitas murid Idadiyah tidak menurun, bahkan kami usahakan bisa lebih,” ungkap TU Idadiyah ini.

Harapan kedepannya, pengurus Idadiyah akan selalu memunculkan inovasi-inovasi baru demi kemajuan dan kesuksesan Idadiyah kedepannya. Dan juga demi kesuksesan murid Idadiyah dalam mencapai impian untuk bisa membaca dan memahami kitab dengan baik.

Pesan pengurus Idadiyah kepada wali santri, jangan lupa mendoakan anaknya yang sedang menuntut ilmu di Pesantren, karena hal itu sangat penting dalam dunia pendidikan. Dan jangan lupa untuk selalu mensupport atau mendukung anaknya, untuk selalu giat dalam belajar.

“Doa orang tua, guru dan semangat seorang murid merupakan komponen penting dalam masa belajar atau menuntut ilmu, karena dengan ketiga-tiganya tujuan mendapatkan ilmu bisa tercapai,” pesan Pengurus Idadiyah untuk Wali Santri.

Penulis:Nur Hudarrohman

Editor: Saeful Bahri bin Ripit

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net

4 Comments

  1. Andaikan nama santri²nya di cantum kan untuk wisauda
    ini akan lebik baik , supaya wali murid senang dan bisa mengetahui pwrkembangan anak nya yg di pondok

    Post a Reply
    • Di sini kami hanya memberitakan secara global, sedangkan untuk detail perkembangan santri silakan Anda cek di aplikasi Wali Santri PPS. Afwan…

      Post a Reply
  2. kalo santri tidak lulus tes…. bagaimana penempatan kelasnya ust…?

    Post a Reply

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *