Untuk menumbuhkan semangat menghafal al-Qur’an, Bagian Taklimiyah wa Tahfidzul-Qur’an (TTQ) menggelar agenda motivasi bagi para santri penghafal al-Qur’an, Rabu malam (26/11). Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Sidogiri Corp ini dihadiri oleh Kepala Bagian TTQ, Mas Abd. Rozaq Luthfi; Pembina Tahfidz, Gus Abdul Mu’ti Tsani Hasona; serta K.H. M. Abdullah Afif, M.Hi., selaku pemateri.
Acara diawali dengan lantunan shalawat oleh para peserta, kemudian berlanjut ke sambutan dari Mas Abd. Rozaq Luthfi. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini mampu menyalakan kembali motivasi para santri dalam proses menghafal al-Qur’an.

Staf pengajar MMU Tsanawiyah itu juga menegaskan pentingnya menjaga fokus di tengah padatnya aktivitas. “Kalian harus fokus dan konsentrasi menghafal al-Qur’an. Jangan teralihkan oleh hal-hal yang tidak prioritas,” ujarnya, sembari mengingatkan agar para peserta pandai mengatur waktu.
Memasuki sesi inti, Kiai Abdullah Afif menekankan bahwa keteguhan niat dan konsistensi adalah fondasi utama dalam keberhasilan tahfidz. “Kecerdasan luar biasa bukanlah syarat utama untuk bisa menghafal al-Qur’an,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, Parimono, Jombang tersebut.
Baca juga: Motivasi Tahfiz Mutun: Semangat Baru bagi Para Penghafal Kitab
Alumnus Madrasatul Qur’an (MQ) Tebuireng, Jombang itu juga mendorong peserta agar meluangkan setidaknya dua jam setiap hari untuk menambah hafalan serta menjaga ritme muraja’ah.
Beliau turut menyarankan agar membaca al-Qur’an sebelum tidur sebagai cara memperkuat ingatan. “Saat tidur, otak kita tetap memproses apa yang terakhir kita baca, apalagi jika itu al-Qur’an,” jelasnya.
Baca juga: Motivasi Anggota Tahfidz al-Quran; Mereka adalah Orang yang Terpilih
Dalam kesempatan yang sama, Kiai Abdullah Afif juga mengingatkan para peserta agar menjaga diri dari hubungan asmara, yang dinilainya sebagai salah satu tantangan terbesar bagi para penghafal al-Qur’an. Menurutnya, menjaga hati adalah bagian dari menjaga kualitas hafalan.
Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan suntikan motivasi dan strategi praktis dalam menguatkan hafalan, tetapi juga memperoleh pengingat akan berbagai ujian yang mungkin mereka temui sepanjang perjalanan menapaki dunia tahfidz.
Penulis: Imam Rohimi
Editor: A. Kholil












