share to

Tugas Mengajar Tugas Belajar dan Dai

Urusan TMTB (Tugas Mengajar Tugas Belajar) dan Dai adalah instansi Pondok Pesantren Sidogiri yang berfungsi sebagai lembaga khidmah untuk masyarakat secara langsung dengan cara mengirim Guru Tugas (GT) dan Dai ke berbagai wilayah. Tenaga GT dikirim ke berbagai lembaga yang membutuhkan, sedangkan tenaga Dai dikirim ke daerah-daerah berkebutuhan khusus. TMTB juga mengirim santri untuk melakukan studi di perguruan tinggi pilihan (dalam negeri ataupun luar negeri) dengan persyaratan dan mekanisme tertentu.

3 Maslahah dalam Pengiriman GT dan Dai                  

                    Pengiriman GT dan Dai memiliki tiga maslahah, sesuai dauh dari KH. Siradjul Millah Waddin Nawawie, yaitu:

  1. Maslahah untuk madrasah penerima Guru Tugas
  2. Maslahah untuk Guru Tugas bersangkutan
  3. Maslahah untuk Pondok Pesantren Sidogiri

Program Utama Urusan TMTB dan Dai

  1. Mengirimkan tenaga Guru Tugas dan Dai pada setiap awal tahun ajaran baru kalender pendidikan Hijriah. Tenaga Guru Tugas diambil dari murid lulusan MMU Tsanawiyah dengan standar umur 19 tahun dan dari lulusan MMU Aliyah. Sedangkan untuk tenaga Dai dikhususkan untuk lulusan MMU Aliyah dan alumni Pondok Pesantren Sidogiri yang sudah berpengalaman menjadi Guru Tugas. Masa penugasan Guru Tugas ditempuh selama 10 bulan, terhitung sejak 14 Syawal s/d 15 Syaban. Sedangkan untuk Dai s/d tanggal 25 Ramadan.
  2. Memberikan pembekalan bagi calon Guru Tugas dan Dai yang dilaksanakan selama 20 hari. (10 hari pada bulan Syaban dan 10 hari pada bulan Ramadan). Materi pembekalan meliputi fikih kemasyarakatan, leadership, administrasi, dedaktik-metodik, dan psikologi pendidikan.
  3. Mengadakan rapat evaluasi dengan Penanggung Jawab Guru Tugas (PJGT) secara terjadwal di setiap wilayah.
  4. Mengadakan rapat evaluasi dengan Guru Tugas dan Dai setiap bulan Rabiul Awal dan Syaban.
  5. Mengkoordinir terselenggaranya Musabaqah Antar Murid Madrasah (Musamma) di madrasah-madrasah yang mengambil Guru Tugas dari Pondok Pesantren Sidogiri.
  6. Mengatur, menyeleksi, mengkoordinir, dan memberangkatkan santri Pondok Pesantren Sidogiri yang ditugaskan oleh Pengurus untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi di dalam atau luar negeri.

Data GT PerProvinsi

No Wilayah Jumlah Akhir
1 Aceh 2
2 Bali 12
3 Bangka Belitung 2
4 DKI Jakarta 2
5 Jawa Barat 7
6 Banten 2
7 Jawa Tengah 7
8 Jawa Timur 312
9 Kalimantan Barat 32
10 Kalimantan selatan 3
11 Kalimantan Tengah 2
12 Kalimantan Timur 1
13 Kepulauan Riau 9
14 Nusatenggara Barat 2
15 Sulawesi Barat 5
16 Sulawesi Selatan 1
17 Sulawesi Tengah 2
18 Sulawesi Utara 2
19 Sumatera Selatan 4
20 Papua 3
Jumlah Seluruh GT 412

Data PJGT PerProvinsi

No Wilayah Jumlah Akhir
1 Aceh 1
2 Bali 12
3 Bangka Belitung 2
4 DKI Jakarta 2
5 Jawa Barat 7
6 Banten 1
7 Jawa Tengah 6
8 Jawa Timur 312
9 Kalimantan Barat 30
10 Kalimantan selatan 3
11 Kalimantan Tengah 2
12 Kalimantan Timur 1
13 Kepulauan Riau 9
14 Nusatenggara Barat 2
15 Sulawesi Barat 5
16 Sulawesi Selatan 1
17 Sulawesi Tengah 1
18 Sulawesi Utara 2
19 Sumatera Selatan 2
20 Papua 2
Jumlah Seluruh PJGT 403

Data GT Pertingkatan

No Tingkatan Jumlah Akhir
1 Wajib Tsanawiyah 264
2 Wajib Aliyah 115
3 Qadla’ 3
4 Tathawwu’ Tsanawiyah 14
5 Tathawwu’ Aliyah 16
Jumlah Seluruh GT 412

Statistik Laporan GT

No Laporan GT yang Masuk Jumlah Jumlah%
1 GT yang Wajib Lapor 412  
2 GT yang Sudah Lapor 406 98,54%
3 GT yang Belum Lapor 6 1,46%

Status GT di Madrasah

No Status Jumlah Jumlah%
1 Wali Kelas 36 8,74%
2 Guru Fan 44 10,68%
3 Wali Kelas dan Guru Fan 311 75,49%
4 Di Luar Kelas 15 3,64%

Daftar Dai Perwilayah

No Wilayah Awal Baru Keluar Jumlah Akhir
1 Pasuruan 4 4
2 Probolinggo 4 4
3 Bondowoso 1     1
4 Sampang 1 1
5 Malang 4 4
6 Blitar 5 5
7 Trenggalek 1 1
8 Bali Barat 4 4
9 Bali Timur 7 7
10 Klaten 2 2
11 Kupang NTT 1 1
12 Kalbar 4 4
13 Papua 2     2
Jumlah 40 0 0 53

Jumlah Guru Tugas dan Dai: 452

Program Baru

  • Laporan GT, PJGT, dan Dai via Online dengan alamat www.tmtb.sidogiri.net
  • Ujian bersama yang diikuti oleh kurang lebih 300 lembaga penerima GT. Ujian bersama ini memakai sistem catur wulan atau Imda (Imtihan Dauri)

            MAKLUMAT MAJELIS KELUARGA

DI SANA BUTUH KITA

Assalamualaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh

Setiap gugusan pulau di Nusantara menyimpan sejarah perkembangan Islam yang ramah dan sejuk. Dengan cara dakwah Walisongo, Islam di negeri ini memiliki nuansa yang benar-benar khas. Lalu, orang-orang pesantrenlah yang mewarisi kekhasan itu. Mereka lebih memilih menggunakan pendekatan yang lentur tapi kokoh, yang akrab tapi karismatik. Masyarakat pun merindukan mereka untuk membimbing sekaligus mengayomi. Maka, Pondok Pesantren Sidogiri membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para alumni yang terpanggil untuk melakukan hal ini, khususnya di wilayah-wilayah yang minus pendidikan agama.

Pasuruan, 1 Rabiul Awal 1432 H.

Wassalam

d. Nawawy Sadoellah

Katib Majelis Keluarga Pondok Pesantren Sidogiri

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net

Trackbacks/Pingbacks

  1. Jaga Jarak Dengan Guru, Agar Selamat Rasa Hormat - Pondok Pesantren Sidogiri | Pondok Pesantren Sidogiri - […] Coba teliti bahwa, banyak orang-orang yang secara jarak mereka jauh, tapi penghormatan mereka kepada para kiai maupun wali luar…
  2. Sah! Tugas Baru Menanti Pengurus Konsulat - Pondok Pesantren Sidogiri | Pondok Pesantren Sidogiri - […] harian adalah membantu pengurus dalam menangani santri yang bermasalah baik daerah maupun madrasah. Tugas ketiga, membantu bendahara dalam menangani…

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.