BeritaUnggulan

Seminar UKPI,  Bahas Urgensi Pendidikan Islam Berkualitas dan Berkarakter

Sabtu malam (05/07), Unit Kegiatan Pengembangan Intelektual (UKPI) yang berada di bawah naungan Organisasi Murid Intra Madrasah (OMIM) MMU Aliyah menggelar seminar untuk jurusan Tarbiyah dan Dakwah. Seminar kali ini, dengan tema “Membangun Generasi yang Berkarakter Melalui Pendidikan Islam yang Berkualitas.” Ust. Tamim Mulloh, SS., M.Pd., hadir sebagai pemateri pada acara seminar tersebut.

Ust. Abdul Qodir Husni, selaku Wakil II MMU Aliyah mengimbau kepada seluruh peserta seminar untuk mendengarkan betul-betul penyampaian materi oleh narasumber. “Perhatikan dengan seksama, sebab wawasan yang akan kalian dapat di seminar ini akan jauh lebih luas dari wawasan saat KBM di kelas,” terangnya.

Selain itu, pimpinan MMU Aliyah yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Kuliyah Syariah ini menyampaikan bahwa setiap jurusan mendapatkan satu jatah seminar jurusan di setiap semester ajaran. Empat kali seminar di semester I, begitupun di semester II.

Pada awal penyampaian materi, Ust. Tamim Mulloh, SS., M.Pd., memberikan motivasi kepada seluruh murid MMU Aliyah jurusan Tarbiyah dan Dakwah untuk mencontoh para senior yang sudah sukses, baik yang sudah menjadi alumni atau masih menjadi santri aktif.

Selanjutnya, alumnus Pondok Pesantren Sidogiri tersebut juga mewanti-wanti kepada para peserta seminar untuk menjadi pendidik dan pendakwah yang baik. “Jika pendidik atau pendakwah tidak baik maka dakwah dan pendidikannya bermasalah,” jelasnya.

Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang tersebut turut menyampaikan bahwa lingkungan, metode ajar dan pengajar adalah hal yang paling berpengaruh dalam terciptanya dakwah dan pendidikan yang baik bagi objek yang kita didik.

Di samping itu, pria yang juga menjabat sebagai dosen ahli di Fakultas Humaniora ini menegaskan kepada para peserta seminar untuk memahami pendidikan agama Islam dengan baik melalui al-Quran, Hadis dan Ijmak Ulama. Sebab, di luar sana banyak yang sudah berada di jalur yang salah dikarenakan tidak memahami pendidikan agama dengan baik.

Penulis: Ariel Laza Wardi
Editor: Fahmi Aqwa

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *