BeritaUnggulan

Studi Banding Manajemen dan Usaha Pesantren, FKPP Hulu Sungai Selatan Kunjungi Sidogiri

Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kab. Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan mengunjungi Pondok Pesantren Sidogiri, Ahad (03/08). Tujuan dari kunjungan ini adalah studi banding mengenai teknik manajemen dan usaha pesantren.

Rombongan dengan jumlah 40 peserta tersebut disambut oleh Kepala Badan Pengelolaan dan Pengembangan Sumber Daya Insani (BP2SDI), Ust. M. Syamsul Huda Mahfudz, beserta perwakilan dari beberapa anak perusahaan Kopontren Sidogiri.

Dalam sambutannya, Ust. Syamsul Huda menyampaikan dua sistem pendidikan di Pondok Pesantren Sidogiri; Makhadiyah dan Madrasiyah. Hal ini menunjukkan bahwa pengurus tidak hanya memiliki konsentrasi dalam urusan wawasan intelektual saja, tetapi juga tentang pengamalan ilmu yang dilakukan di bilik-bilik santri.

Terlihat para peserta fokus menyimak materi yang disampaikan

Setelah itu, pihak FKPP menyampaikan sambutan Bupati Hulu Sungai Selatan, Bpk. H. Syafruddin Noor, SE., S.Sos., yang dibacakan Bpk. H. Zulkifli, S.Sos., M.AP., selaku asisten di Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Bupati berharap agar kegiatan studi banding tersebut tidak hanya menjadi sebuah catatan, bahkan sebagai inspirasi dan pedoman dalam penyusunan program di Hulu Sungai Selatan.

Kepala Divisi Enterprise Risk Management (ERM) dari PT. Sidogri Fintech Utama, Bpk. Ghufron menjelaskan sejarah awal berdirinya Kopontren Sidogiri. Terbentuknya Kopontren Sidogiri merupakan langkah dini dalam pembentukan empat perusahaan milik Pondok Pesantren Sidogiri pada 2015 silam.

Empat perusahaan yang dimaksud adalah PT. Sidogiri Mandiri Utama yang bergerak di bidang manufaktur dengan produk unggulan Air Mineral Dalam Kemasan (AMDK) Santri, PT. Sidogiri Mitra Utama yang mengelola Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Sidogiri melalui jaringan Toko Basmalah, PT. Sidogiri Pandu Utama yang berfokus pada pengembangan bisnis berbasis syariah, dan PT. Sidogiri Fintech Utama yang menangani layanan dompet digital melalui penerbitan kartu E-Maal.

Wakil Direktur PT. Sidogiri Mitra Utama, Ust. Munjil Anam menegaskan bahwa kelengkapan fasilitas, pengadaan barang, dan pelayanan prima merupakan hal penting yang menjadi fokus utama dalam mengurusi Toko Basmalah agar mampu bersaing di tengah masyarakat.

Penulis: Imam Rohimi
Editor: Fahmi Aqwa

Shares:
Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *