Cegah Difteri, Dinas Kesehatan Pasuruan Vaksinisasi 9000 Santri

share to
Takut: murid Tarbiyah Idadiyah takut diimunisasi oleh tim medis di masjid Jami' Lt. II

Takut: murid Tarbiyah Idadiyah takut diimunisasi oleh tim medis di masjid Jami’ Lt. II

Kamis siang (17/03), Pondok Pesantren Sidogiri didatangi oleh sejumlah tim medis gabungan dari beberapa puskesmas se-kabupaten Pasuruan untuk mengimunisasi santri agar tidak terjangkiti virus difteri.

Difteri adalah penyakit akibat terjangkit bakteri yang bersumber dari Corynebacterium diphtheriae.

Menurut penuturan dari drg. Lies Lidia, Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan, didinkes, Kabupaten Pasuruan, menyatakan bahwa ada salah satu santri Sidogiri yang positif mengidap penyakit difteri.

Untuk mencegah penyebaran dan memberi antibiotik pada santri Sidogiri, ia mengumpulkan tim medis dari 33 puskesmas se-kabupaten Pasuruan, untuk memberikan vaksin antibody kepada 9000 santri Sidogiri.

“Kami bekerja sama dengan tim medis se-kabupaten Pasuruan untuk memberikan vaksi antibody kepada santri agar memberikan kekebalan tubuh, sehingga tubuh mereka tidak mudah terserang penyakit ini,” jelas perempuan usia 54 tahun ini saat dikonfirmasi.

Perempuan asal Malang ini juga menyatakan bahwa penyakit difteri ini merupakan penyakit yang mudah menular. Penularannya pun melalui udara dari mulut masuk ke hidung.

“Penyakit ini bisa dicegah dengan imunisasi,” imbuh perempuan alumnus Unair Surabaya ini.

 ===

Penulis : Musaif Ali
Editor  : Muh, Kurdi Arifin

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net