Gandeng Tiga Pasukan, Pasar Santri Aman 24 Jam

share to

Keamanan: Beberapa anggota keamanan yang turut hadir dalam pelantikan, guna mengamankan perjalanan Pasar Santri.

Konsisten dan kedigdayaan keamanan di Pasar Santri tahun ini tampak mengerikan. Inseden terjadinya kehilangan di tahun kemarin, menjadi pukulan berat bagi seksi ketertiban dan keamanan. Senin (08/08) sebanyak 28 orang yang terdiri dari Tiga pasukan sudah digerakkan untuk mengkondisikan keamanan pada event tersebut.

Barizi Dofir, anggota SEC mengatakan pihaknya telah bekerja sama dengan tiga anggota (Alumni, Simpatisan dan Tibkam) yang tergabung dalam satu naungan yakni; Bansus IASS. Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada tahun ini sistem yang digunakan adalah sistem rolling dan terbagi menjadi tiga sift. “Di dalam Area P

asar Santri akan ada 3 titik yang harus dijaga, dan setiap titiknya bergantian, sedangkan untuk pembagian sift ada pagi siang dan malam itu beda orang, jadi kita jaga full 24 jam,” ujarnya.

Saat melakukan peninjauan lapangan, reporter koran harian Kabar Ikhtibar menemukan beberapa tempat yang rawan akan tindak kejahatan. Pasalnya, dengan adanya empat pintu di berbagai sisi lapangan memberi peluang besar terhadap pelaku tindak kejahatan untuk melancarkan aksinya. Namun kejanggalan tersebut dijawab oleh bapak Zaini Sarbini selaku penanggung jawab. Katanya dari pihak keamanan sudah melakukan berbagai persiapan dan antisipasi perihal kelancaran Pasar Santri, diantaranya mengatur dan menseterilkan keluar masuk-nya pengunjung. Dari sini adanya empat pintu masuk lapangan hanya 2 yang difungsikan, yakni; Pintu Utama dan pintu depan Daerah I.

“Di lapangan kan ada empat pintu, namun yang dua kita blokade dan yang dua kita fungsikan. Itupun pintu yang kita fungsikan masih di sistem buka tutup (pintu depan Daerah I. Karena rawan macet, jadi pintu untuk masuk hanya di depan kantor Sekretariat (pintu utama),” ungkap Zaini Sarbini, Kepala Bagian Ketertian dan Keamanan (Tibkam).

Selain itu, keamanan pasar santri juga memiliki agenda setiap malam untuk mencatat semua barang yang ada di Pasar Santri, hal tersebut bertujuan untuk menimalisir tindak kejahatan yang dilakukan oleh pihak peserta, karena mengaca pada tahun kemarin ada peserta yang bermain-main dalam hal ini.

“Tahun kemarin ada yang melapor barang yang mereka bawa hilang, tetapi setelah diselidiki ternyata barang tersebut disimpan sendiri oleh  petugas dari pihak mereka. Jadi untuk tahun ini kita akan memantau seluruh kegiatan di Pasar Santri seperti mencatat tadi, hal kecil akan kita pantau,” kata Bapak Barizi Dofir, Anggota SEC.

===

Reporter: M. Afifur Rohman
Editor: Ali Imron

share to

Redaksi : Kami menerima kiriman tulisan dari pembaca. Kirim tulisan Anda ke email: redaksi@sidogiri.net. Pemasangan iklan silakan hubungi kami di email: iklan@sidogiri.net

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *